Setelah melakukan survey calon mustahik, Divisi ZIS Masjid Shalahuddin akhirnya memastikan jumlah penerima zakat mall. Data dari tiga Desa yaitu Gedangan, Ketajen dan Punggul terhimpun tidak kurang dari 150 mustahik. Sebagian besar adalah kaum fakir,miskin, gharim (org berhutang), penjaga masjid/mushola sebagai fi sabilillah.
Penerima zakat mall yang lain adalah pelajar dari keluarga miskin. Khusus yang terakhir ini dana diberikan langsung ke sekolah. Penyaluran zakat mall dilakukan secara simultan. Pertama di masjid Shalahuddin dengan mengundang mustahik. Kedua diantar langsung ke sekolahan.
Meskipun nominalnya hanya Rp.300.000,- akan tetapi penyaluran zakal mall ini menggembirakan hati mustahik. Sebut saja bu saturah, tukang sapu perumahan itu merasa tertolong dengan pemberian tersebut. Baginya uang segitu cukup untuk menutupi kebutuhan hidup meski untuk beberapa hari.
Dalam cerita yang lain, Hafid selaku penjaga mushola Al Muhajirin juga menyampaikan rasa terima kasihnya. Sebab perhatian terhadap penjaga mushola masih minim. Bisa dibilang kerja sosial. Baginya, pemberian dana zakat tersebut menjadi bukti perhatian masjid Shalahuddin terhadap kemakmuran mushola.

Posting Komentar