Oleh : Ali Yasin Attamimi
Dalam mendaki gunung ada banyak hal yang terkadang diluar perkiraan kita. Meskipun kita mempersiapkan diri sebaik mungkin, tetap ada sekian persen peluang-peluang kejadian berbahaya yang bisa saja terjadi diluar perkiraan kita. Begitulah realitas alam yang mesti kita terima dan sadari. Karena itu penting diketahu beberapa tip berikut:
Dalam mendaki gunung ada banyak hal yang terkadang diluar perkiraan kita. Meskipun kita mempersiapkan diri sebaik mungkin, tetap ada sekian persen peluang-peluang kejadian berbahaya yang bisa saja terjadi diluar perkiraan kita. Begitulah realitas alam yang mesti kita terima dan sadari. Karena itu penting diketahu beberapa tip berikut:
1.
Utamakan Kebersamaan
Prinsip
ini menegaskan agar kita tidak meremehkan teman. Meski berpengalaman, tetapi
tetap ada kemungkinan tersesat. Sebab alam selalu menunjukan misteri. Teman
rombongan merupakan aset berharga yang tak boleh dilepas barang sedetikpun.
Prinsip ini juga mendidik kita agar dalam bekerja selalu mengutamakan team
work.
2.
Jangan panik saat tersesat
Panik
merupakan situasi dimana kita tidak fokus dan tentunya labil. Dalam kondisi panic
missal saat kehilangan rombongan, biasanya kita akan mengambil keputusan yang
tidak rasional. Akibatnya, mudah tersesat karena mengambil jalan berdasar
emosi. Karena itu lakukan penenangan diri sejenak. Dalam kondisi ini penting
juga untuk berdoa karena alam juga menjadi tempat bagi makhluk lain.
3.
Cari dan beri tanda jejak
Jejak
merupakan aset yang harus selalu kita ingati. Pada saat kita mendaki tentu kita
menginginkan jalan yang mudah bukan sulit. Karena itu jejak harus selalu kita
kenali, baik saat mendaki ataupun menurun. Bayangkan kalau karena hilangnya
jejak kita tersesat. Hal ini membutuhkan awasnya penglihatan dan pengamatan.

Posting Komentar