Gedangan (21/02). Mantan Wakil Walikota Surabaya, Arief Afandi, hadir dalam Acara Workshop Manajemen Masjid. Mantan Wartawan Jawa Pos itu menyampaikan dukungan kepada peserta yang umumnya pengurus Takmir dari wilayah Malang, Sidoarjo, Mojokerto, Surabaya dan Gresik. Mengenakan peci hitam dan baju koko warna putih, Arief Afandi berharap agar pengurus Masjid merubah mindset.
Menurutnya, sudah saatnya pengurusan masjid berorientasi pada pelayanan ummat. Konflik dan perbedaan kepentingan harus dikurangi. Bahkan kalau bisa ditepis agar ukhuwah bisa terjaga demi kemaslahatan ummat.
Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Surabaya tersebut menyampaikan dukungan pemerintah terhadap pengembangan masjid semakin tinggi. "Ketua DMI Pusat saat ini adalah Wakil Presiden Jusuf Kalla", katanya. "Hal ini menjadi momen untuk meningkatkan sinergi antara ulama dan umaro", imbuhnya.
Lebih lanjut, Arief Affandi mengapresiasi upaya Takmir Masjid Shalahuddin yang meluncurkan program bantuan pinjaman modal tanpa bunga. Menurutnya, hal ini menjadi langkah awal pemberdayaan ekonomi ummat. "Dengan program ini, masjid terbukti ikut berperan dalam memberdayakan ummat", pungkasnya (sin)
Menurutnya, sudah saatnya pengurusan masjid berorientasi pada pelayanan ummat. Konflik dan perbedaan kepentingan harus dikurangi. Bahkan kalau bisa ditepis agar ukhuwah bisa terjaga demi kemaslahatan ummat.
Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Surabaya tersebut menyampaikan dukungan pemerintah terhadap pengembangan masjid semakin tinggi. "Ketua DMI Pusat saat ini adalah Wakil Presiden Jusuf Kalla", katanya. "Hal ini menjadi momen untuk meningkatkan sinergi antara ulama dan umaro", imbuhnya.
Lebih lanjut, Arief Affandi mengapresiasi upaya Takmir Masjid Shalahuddin yang meluncurkan program bantuan pinjaman modal tanpa bunga. Menurutnya, hal ini menjadi langkah awal pemberdayaan ekonomi ummat. "Dengan program ini, masjid terbukti ikut berperan dalam memberdayakan ummat", pungkasnya (sin)

Posting Komentar